Sunday, September 27, 2015

hari berduka

HARI BERDUKA

by; eris Herisno

Hari itu...
Mentari redup
Berbisik pilu...
Tentang nyanyian yang kian mendayu syahdu
Dan tentang camar yang terbang rendah
Menyentuh pasir basah
Hari itu...
Usia kita baru kuncup..menuju mekar
Perahu kita baru berlayar
....kini....
Mentari meninggi
Melambai sedih
Camar melayang
Lewati awan
....dan...
Kita dinanti
Tanah merah mendesah
Durasi tinggal sepasi
Menunggu giliran...
Berbaring dikeranda tak berdaya

Entahlah

entahlah

by; eris herisno

ENTAHLAH
Entahlah..
Apa yg harus kutulis...
Dunia baru tlah kau tempuh
Bertahan di arena juang..
Hingga kau dapat satu bintang
Tak ada kepastian
Kapan terurainya rajutmu
Ku bosan
Hingga hilang batas
.............
Langkah juang kita memang beda
Nahkodamu tak berkompas
Smentara jalan ini...
Jelas bernas...
Tak bersekat...
Entahlah…
Aku seperti kehilangan arah
Kau acuh kau jauh
Aku mendekat dan berharap
Ya…., entahlah


cerita kehidupan

"cerita kehidupan"

by; eris herisno

Hari demi hari…, berlalu…
Malam berganti
Siang menghilang
Usia makin senja…
Rugi…, bila hidup sebatas harapan…
Tak berbekas dalam perjalanan
Kadang kita wajib merenung
Tentang kematian…
Tentang arti dunia
Atau… tentang cinta yang makin terpedaya
Disini…, aku mengungkapkan…
Ya…, di puisi ini…
……Ku bercerita tentang waswas akan hidup
Bilakah esok hari kematian menjemput
Lalu ku terkapar dalam dosa…dan sesal tiada tara…
….Ku bercerita tentang harapan…
Akan sebuah pertemuan abadi…
Berkumpulnya keluarga tercinta, di ujung singgasana sana..
….kebercerita juga tentang cinta…
Tentang kuncup bunga kecilku yang tak jua mekar
Tentang bunga mekar yang tlah berbuah,,lalu menjauh
…ya… disini ku bercerita, kutulis, kutumpahkan semua asa
Agar ringan beban di dada…
Dan sejuk dihirup, lega dalam bernapas…
…walau kadang ku terpaku

Karna tak ada lagi kata…, yang harus tertuang..

Saturday, September 26, 2015

Bunga

"Bunga"

By; Eris Herisno


BIARKAN....
Mekar jadi bunga...
Mengembang
Mewangi
Ditaman hati...
Ada yg lucu. Imut. Mungil.
Ada yg sudah berbuah satu
Ada JUGA Yang mentah masih luas asa
Ada juga yg mulai layu tanpa buah...
Sekali lagi...
Biarkan semua.
Mekar jadi bunga
Yg indah
Mempesona
Dengan ke khasan'nya masing"
Kuhanya merasa sejuk
Damai
Tentram...
Dan terbang
Kubawa kealam mimpi
Menepi
Kupercaya...
Kau
Kan jadi bunga
Yg terindah........

Friday, September 25, 2015

Bisikan Pohon

Bisikan Pohon

By; Eris Herisno

Senja ini...
Ku rindu pada pohon
Yang berbuah satu...
Ku ingin bicara
Tentang irama
Yang tlah lama sunyi
Tentang cahaya
Yang sekian lama redup
Pohon yang kuat dan mempesona
Tumbuhlah...
Kumenanti...
.....selalu menanti
Alunan berisik daunmu
Yg ditiup angin perindu
Tak perlu menjauh
….biarkan…
Biarkan aku terhempas
Dalam gelombang suaramu
…sekali lagi…
Kurindu pohon
Kuingin berteduh

Dibawah rindangnya daunmu…

Thursday, September 24, 2015

aku yang kau hapus

"Aku Yang Kau Hapus"

By; Eris Herisno

Kenapa harus dihapus
Dari dunia kehidupanmu
...hilang...
Potonya melayang
Membumbung kebalik awan
Khawatir?
Takut?
Entahlah....
Terlalu banyak telunjuk terbentang
Hingga logika beterbangan
...aku...
Memang bukan irama syahdu
Yg layak kau nyanyikan
Yang pantas kau dendangkan
….aku..
Mungkin memang layak
Untuk kau hapus
Dari duniamu
Biarkan aku menyendiri
Bercengkrama dengan sunyi


Wednesday, September 23, 2015

Cinta...

"Cinta"

By" Eris Herisno

Kadang...
Cinta itu berjalan dengan cara yang misterius.
Aneh....
Tak masuk akal...
Menyedihkan...
Melabrak norma...
Dan indah....
ada yg menganggap cinta itu tak bermasa depan,
Suram....
Bahkan gelap
"Emang kalau lapar mau makan cinta?"
Tapi.....
nyatanya ada juga terus bertahan,
Hingga tua
Menghalau derita bersama
Berjalan di kegelapan bersama
Lapar bersama
Ya,
kisah cinta memang selalu
menunjukan keajaibanya secara tak terduga,
Cinta gila...yg mencintai istri org..
Cinta buta..yg mencintai  siapa saja…termasuk gadis muda..lucu..imut..
Cinta lucu...yg mencintai apa adanya..dgn segala ke unikannya
Cinta terpaksa...yg mencintai tanpa dinikmati
Tapi memang.....
Cinta kadang hadir...muncul tiba" ditengah jalan dgn ke anehan dan ke misteriusannya..
Yg tadinya tidak ada jadi ada
Yg tadinya hampa jadi berisi
Jadi....
Percayalah...
Cinta dapt mengubah derita dan air mata menjadi rasa bahagia.
Tapi cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta.., bisa juga berarti memberi
Memberi harapan…
Disini…, kamu akan melihat ketidak sempurnaan
Dan itu ujian…
Ujian untuk menyempurnakan yang tak sempurna
Saling melengkapi kekurangan
Saling mengisi setiap kekosongan



RIS

RIS

By; Eris Herisno

Ris.....
beberapa kuntum bunga, kan menemanimu
itupun sesaat..lalu layu
dan terbang tertiup angin perih
basah tanahmu hanya sesaat
lalu kering...sekering tenggorokkanmu dalam menjawab hisab
...tak akan ada yang mau tinggal bersama
semua pergi dengan air mata sementara
goyang pohon kemboja
melambai sedih...
...semua tiba tiba gelap...
mencekam...
seperti ada yang serentak bertanya
..apa bekal yang kamu bawa????
.....tak ada kata...
hanya keringat dingin mengalir
deras....


Aku Harus Pergi

Aku harus Pergi

By; Eris Herisno

kadang....
aku tentram dalam kesendirian
meninggalkan beban
memutus durasi yg tersisa
mungkin benar...
aku harus meninggalkan
rangkaian bunga berserakkan
menepis jaring laba dimuka
...yah...aku harus pergi...
kecilkan suara alunannya
simpan dentingan gitar
taburkan wangi yang masih melekat
...lalu...
menyepi
seperti senja
menunggu gulita
selamat tinggal venus...
semoga kau makin bercahaya
selamat berpisah bunga
semoga wangimu kian semerbak


Tuesday, September 22, 2015

perjalanan Fatin Shidqia Lubis


PERJALANAN FATIN SHIDQIA LUBIS

By; Eris Herisno

Berawal dari sekolah…
Kamu berjalan tak kenal lelah
Bersaing di arena…
Dengan segala keluguanmu

Polos…
Tanpa latar belakang yang kuat
Tapi berlian tetap berlian
Meski tertimbun lama oleh pasir basah
Tetap bersinar, menerangi setiap laga

Kini…
Kamu terbang lintasi awan
Berdiri dengan para bintang
Berkilau…
Hingga semua terkagum
Dengan suara khas-mu

Selamat sukses Tin…
Itu semua anugrah dari sang Maha…
Raja diraja… pemilik langit dan bumi
Syukuri…, dan tetap istiqomah dijalannya..
Amiin

Arti Hidup

Kumpulan Puisi Cinta dan Kehidupan

ARTI HIDUP
By; Eris Herisno

hidup itu...
seperti mentari
datang bersinar...
lalu pergi tenggelam
tapi keduanya memberi manfaat
...datang memberi cahaya kehidupan
merekahkan bunga yang tertidur
menggeliatkan makhluk hidup yang terlena
..lalu datang malam...menenggelamkan insan dalam tasyakur
berdua dgn sang khalik..
bercengkrama di keheningan yang pekat
...saat pagi tiba...
semua ceria...
ayam berkokok riang
lalu bertebaran dimuka bumi..mengais rizqi...
...yah....seperti itulah hidup
berputar dalam rodanya masing masing
sembari menyusutkan usia
makin jauh...makin senja..
wajah tak tampan lagi..(kecuali aku..hehe)
kulit ringsut..
uban menghampar
.....lalu....apa yang kau bawa???
apa yang sudah kamu persiapkan?
kecantikanmu pudar...
hartamu ditinggal
sementara ragamu....???
hancur ditanah merah nan basah
bulir matamu terjatuh meleleh
.....ampuni dosaku ya Robi....
yang masih lekat dengan canda tanpa makna
nyaman dalam lalai
berpeluk kemaksiatan
...................tak ada kata......
mang eris pun pergi.....
tertunduk resah


AKU...

Kumpulan Puisi Cinta dan Kehidupan

AKU
By: Eris Herisno

Aku...
Selalu menyempatkan diri duduk di tepi pantai...
Termenung...
Seraya mengais pasir basah..
Yg ku buat menjadi gunung kecil..
...lalu musnah...terhempas ombak
Riak ombak selalu baris berlari..
Ceria....
Tapi kemudian hilang...
Terserap hamparan pasir...
...itulah makna hidup...
Lama kita bersama...
Seolah dunia milik berdua
...yang lain...ngontrak
Tapi suatu saat kita kan berpisah..
Seperti cerianya.riak ombak..yg hilang di bibir pantai..
Sesekali kupukul tanah basah...
Sebagai tumpahan rasa gundah..
Hingga tak terasa...
Terik mentari...
Menyadarkan diri
Bahwa hari sudah mau pergi
Seperti usia yg semakin senja
Menanti panggilan yang kuasa

AKHIRNYA...

"Kumpulan Puisi Cinta Dan Kehidupan"

AKHIRNYA
By: Eris Herisno

Akhirnya....
Ia kembali bersinar...
Cerah..
Angin kembali bertiup
Sepoi...
Dan menyejukkan
Teruslah...
....mengalir seperti air
Kurindu riakmu...
Kunanti percikmu
Biar dahaga ini terpuaskan..
Dan menepilah sejenak..
Dikerumunan kata...
Yg selalu kuhujamkan
Setiap hari...
Ku ingin kau berkicau
Lantang di pohon rindang
Ku ingin guyuran
Dari sejuknya

Air cintamu

PUISI; ANTARA MENTARI DAN VENUS

 by; Eris Herisno

Daun yang jatuh…
Tak pernah menyalahkan angin
Batu yang basah…
Tak pernah marah pada air
Taqdir memang tak bisa di elakkan
Seperti halnya embun…
Yang setia setiap pagi
Tak pernah lelah menunggu mentari
Seperti halnya mawar
Yang setia ditemani duri..
Tapi tak henti menebar wangi
Kamu mentariku..
Tapi kamu sudah milik langit yang biru
Dan Kamu yang mungil…, venusku
Tapi kamu misterius diangkasa luas tak berbatas…
Begitulah hidup
Kadang harus seperti telur
Dimana suatu saat berpisah antara putih dan kuningnya
Namun indah akhirnya….
Kadang seperti parfum
Ingin memiliki wanginya
Tapi terjatuh…dan pecah berserakkan
Wangimu tersebar…melampaui cita dan harapan
…dan.., perih rasanya
Kadang sperti perahu…
Ku ingin kau jadi penumpangku menuju laut cita
Tapi kau sudah punya nahkoda
Atau kau sudah punya nama rahasia
Yang tertulis dalam laut hatimu terdalam
Dan akhirnya…
Aku…….
Seperti sampan tanpa dayung
Terombang ambing
Dipermainkan ombak duka

Monday, September 21, 2015

ISTRIKU...

By; Eris Herisno

Mari kita bicara tentang pelangi
Yang indah mempesona…,
Karna keragaman warna
Yang bersatu padu, dilangit biru
….kuingin….
 kau…., salah satu warna disetiap deretan warna…
Mari kita bicara tentang ranting patah
Terjatuh dihempas angin
Tak pernah bangkit.. malah terkuliti,
Oleh sayatan alam
Ditanah basah
Tapi ia tetap gagah, dan berkah kesetiap rumah
Walau menjadi kayu bisu…, yg setia di tungku
Ku ingin… itu rantingku….
 yang pernah tumbuh di pohon cintaku
istriku…
sampan kita terbatas…
perlu satu sampan lagi untuk menerjang ombak ganas
dan bersama menuju laut luas
kita bersama kumpulkan ikan
sebagai bekal masa depan
….
Sudah saatnya kita bicara tentang awan
Atau gunung dikejauhan
Yg indah
Dikelilingi burung burung beterbangan