Friday, February 5, 2016

ALUN-ALUN

By; Eris Herisno

Disitu…
Disudut alun-alun
Tertanam harapan yang terabaikan
Mungkin…, tepatnya diabaikan…
Disitu…
Mentari selalu meninggi
Membumbung menebar sinar tak tertandingi
Disitu…
Venus perkasa mengangkasa
Kecil
Imut
Tapi selalu berpisah dari etalase jagat raya
disitu…,
Tertanam pula keangkuhan…
Kesombongan
Menjauh, melewati batas awan
Disitu…
Disudut keramaian kota
Saat ramadhan tiba
Terkapar setiap sore sang petualang
Menunggu sembari membuang lelah
Namun selalu gagal,
tersungkur dirumput  kehidupan
tak ada riak dari air di sudut mengalir
apalagi gelombang menerjang
semua perasaan membisu berbaur keramaian
disitu…
ya…, disitu, disudut alun-alun kota
kamu seperti mutiara
bersembunyi
menepi
namun tetap berkilau
silaukan rasa
sekali lagi disitu
disudut itu
selalu berkecamuk dalam dada
akankah layang-layang mampu menggapai awan
atau bahkan putus dan terbang terbawa angin
disudut itu..
selalu terpajang
sebuah angan…

No comments:

Post a Comment