By; Eris Herisno
Menghilang…
Tanpa jejak
Setelah kau
bentangkan layar bahtera
Lalu
tiba-tiba kau datang
Dengan nama
baru
Dan.., sang
pendamping
…entahlah…
Sengaja…,
atau memang lupa dengan sandi lama..
Tapi yang
jelas…
Kamu hadir
dengan nama dan kondisi serba baru
Raut mukamu
ceria
Cerah,
secerah siang ini..
Tapi memang
harus begitu
Aku acungkan
jempol untukmu
Walau jempol
tersayat, bedarah
Lagi pula…
Kumenyadari
dalamnya jurang ini
Yang tak
mungkin ku seberangi
Tak ada
jembatan
Tak ada tali
membentang
Sulit…sulit…
Sesekali
sering ku tengok
Dari jendela
pasrah
Yang berdebu
basah
Oleh cipratan
air mata
Yang jatuh
tak terkendali
Ku tengok, Sekedar
memastikan
Kau, masih
ada…
Masih
berdiri…
Masih
tersenyum, menembus jantung
Dan…,
Masih
membentangkan jarimu
No comments:
Post a Comment