Monday, February 8, 2016

SYUHADA

By; Eris Herisno

Kau masih tertawa
Riang, walau berada di medan juang
Kau tersenyum,
Gembira, Walau jasadmu hancur penuh luka
Semasa hidup,
Kau tak punya waktu untuk bermain
Waktumu, adalah perjuangan
Permainanmu adalah peluru
Jiwa ragamu, t’lah kau jual
Dan Allah membelinya
Dengan syurga yang tiada tandingnya
Aku salut
Dengan nyala semangatmu
Walau…,
Harus kau tingalkan keluargamu
Menunggu berselimut cemas
Istrimu…
Sungguh luar biasa
Aku kagum, dengan ketegarannya
Kalian bak permata mahal
Yang sulit kucari dijaman rapuh
Lukamu menjadi saksi
Keringatmu adalah berlian
Yang akan menolongmu di pengadilan nanti


No comments:

Post a Comment