By; Eris Herisno
‘’DIHEMPAS GELOMBANG’
DILEMPARKAN ANGIN’’
Begitulah syair dari lagu
opick
‘’taqdir’’
Yang syahdu mengebu…
Menggebrak hati
Luluh lantak tak berdaya
Taqdir yang memelintir
rasa dihati
Menenggelamkan kelopak
mata dalam kubangan duka
Terpejam…perih
Lalu buliran itu jatuh
Membasahi kaki yang
bersimpuh
Saat kau terbelenggu
Terpinang sang guru
Idolamu…
Itu taqdirmu…
Anggun disinggasana ratu
Dan ini taqdirku..
Terbujur kaku, dialtar
duka
…tapi kusadari
Tentang dinding tinggi
yang menjulang
Di depanku
Dan tak mungkin ku loncati
Dengan kondisi sayapku
yang patah
Kini…
Kamu perkasa bersama buah
hati
Tersenyum lebar menebar
…dan akupun bahagia
Senyummu…bahagiaku
…Perjalanan hidupku
Memang berliku
Menempuh jauh
Telanjang kaki
Mengejar mimpi mimpi
Yang satu persatu bisu
…itu tentang taqdir dari cerita
sarah
Yang t’lah membuat kaki
hati patah
Dan kini…
Kuhadapi taqdir dari cerita
venus
Yang lagi-lagi
Kumenghadapi belati
terhunus
Yah…beginilah taqdirku

No comments:
Post a Comment