By; Eris Herisno
Sore
itu…
Kau
terhempas tak berdaya
Mengalunkan
nyanyian memilukan
Terpejam…
Seperti
terbang tanpa tali terkekang
Sesekali
matamu terbuka
Lalu
menutup lagi
Seperti
isyarat….
Malam
pun datang
Bisu…
Seperti
sedang menunggu
Lepasnya
raga…
…‘KUMPULKAN
SEMUA ANAK-ANAKNYA’
Kata
dokter berbisik..
Seperti
isyarat baru lagi
Hening…
Saling
pandang…
Mendung..
Menunggu
hujan turun
Dan….
Hujanpun
deras mengguyur
Petir
menyambar tak beraturan
Menggelegar…
Pecahkan
pikiran yang terkesima
Seperti
meraung di kejauhan..
Menggema..
…tak
berdaya…
Semua
terkulai..
Lemas
Mimpimu
sebenar-benar mimpi
Tak
berawal dan tak berkesudahan
Kau
t’lah dipanggil
Oleh
sang pemilik
Datangilah
dengan tenang
Do’aku
selalu menyertaimu
No comments:
Post a Comment