By; Eris Herisno
Apa yang kamu punya
Hanyalah sekedar singgah
Apa yang kamu banggakan
Hanyalah sementara
Kecantikanmu
Kan sirna
Kulit kencangmu
Kan keriput juga
…kita…
Hanyalah tengkorak berbusana daging dan kulit
Napas kita
Hanya tersimpan di tabung raga
Hanyalah tiupan sementara
Lalu…
Apa yang kita banggakan
…KESOMBO NGANMU…, TAK berguna
Karna kita adalah simiskin papa
Dan tak berdaya apa-apa
Saat kamu terkujur kaku…
merasakan sakit nyawa tercabut
Semua tiba-tiba hening
Kamu tercekat …, taKUT
Takut hadapi kehidupan berikutnya
Sahabatmu…
Semua kan pergi meninggalkanmu di lahat nan terbatas
Gundukkan tanah merah
Seperti gundah
Mulai tersisih .., tak kuat melihatmu di bawah sana
…angin menyapu dedaunan,.. juga seperti resah
Seperti mengerti akan datangnya malaikat bertanya
Mencekam…
Kecuali orang-orang dengan segudang amal baik
Yang kan membingkai tenang…
…kematian…
Adalah hal yang pasti
Menjemput setiap insan
Bersiaplah..
Kumpulkan amal
Tuk menyambut
Dihari pengadilan
Nanti…
No comments:
Post a Comment